Beranda / Polisi / Polres Aceh Barat Tinjau Jembatan Darurat Sikundo, Dorong Percepatan Pembangunan Akses Permanen untuk Masyarakat

Polres Aceh Barat Tinjau Jembatan Darurat Sikundo, Dorong Percepatan Pembangunan Akses Permanen untuk Masyarakat

Aceh Barat – Kepedulian terhadap keselamatan dan kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Polres Aceh Barat. Senin (20/7), Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K. bersama Wakapolres, Pejabat Utama Polres Aceh Barat, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Aceh Barat, serta aparatur Gampong Sikundo meninjau langsung kondisi jembatan tali baja di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen.

Jembatan tali baja tersebut merupakan akses darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat setelah jembatan utama putus akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November 2025. Hingga kini, jembatan tersebut menjadi satu-satunya penghubung bagi warga, termasuk para guru, pelajar, dan tujuh kepala keluarga yang bermukim di seberang sungai.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai kendala yang mereka hadapi setiap hari. Ia juga menyaksikan personel Polri membantu anak-anak sekolah dan warga menyeberangi jembatan yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi.

Selain melakukan pengecekan kondisi jembatan, Tim Dokkes Polres Aceh Barat bersama personel Polwan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

Sebagai langkah konkret mencari solusi, Kapolres bersama Dinas Perkim Kabupaten Aceh Barat melakukan survei teknis dengan mengukur lebar sungai serta menentukan titik pondasi yang memungkinkan untuk pembangunan jembatan gantung permanen. Dua alternatif desain disiapkan, yaitu jembatan yang dapat dilalui kendaraan roda dua menggunakan lantai plat besi, serta jembatan khusus pejalan kaki dengan lantai papan kayu. Keduanya dirancang memiliki bentang sekitar 70 meter, termasuk tiang penyangga.

Kapolres Aceh Barat menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir mendengarkan dan membantu mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan, mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pembangunan akses yang lebih aman dapat segera diwujudkan. Keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang setiap hari melintasi jembatan ini, menjadi perhatian bersama,” ujar AKBP Agus Sulistianto.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat koordinasi lintas sektor guna merealisasikan pembangunan jembatan permanen yang aman, sehingga mobilitas masyarakat, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi warga Gampong Sikundo dapat kembali berjalan dengan baik.

Bagi masyarakat Sikundo, jembatan bukan sekadar infrastruktur. Jembatan adalah penghubung menuju sekolah, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan harapan tersebut segera terwujud.( JD/AK )

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *